LK, KAMPAR (26/05/2026) – Batalyon Infanteri 132/Bima Sakti kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Komitmen ini dibuktikan melalui aksi nyata kegiatan panen raya cabai yang digelar di lahan ketahanan pangan Yonif 132/BS, wilayah Salo, Kabupaten Kampar, pada Selasa (26/5).
Kegiatan panen raya tersebut berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Tidak hanya diikuti oleh para prajurit Yonif 132/Bima Sakti, aksi ini juga melibatkan anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LVI Yonif 132/BS. Dengan mengenakan pakaian lapangan dan topi caping, seluruh peserta tampak antusias memanen cabai merah yang tumbuh subur di lahan produktif milik satuan tersebut.
Komandan Yonif 132/Bima Sakti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk konkret dukungan TNI AD terhadap ketahanan pangan nasional, sekaligus upaya optimalisasi pemanfaatan lahan kosong menjadi area pertanian yang produktif.
"Selain untuk memenuhi kebutuhan internal satuan, hasil panen ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat positif bagi masyarakat di sekitar pangkalan," ujarnya.
Lahan ketahanan pangan yang dikelola oleh Yonif 132/Bima Sakti ini sebelumnya telah dimanfaatkan untuk penanaman berbagai komoditas pertanian, dengan cabai sebagai salah satu komoditas unggulannya. Selain berdampak pada ketersediaan pangan, program ini juga menjadi sarana efektif untuk:
• Meningkatkan keterampilan (skill) para prajurit di bidang pertanian.
• Mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara prajurit dan keluarga besar Persit.
• Menginspirasi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan tidur.
Suasana di lapangan sepanjang panen raya berlangsung sangat meriah dan penuh kekeluargaan. Para prajurit dan anggota Persit saling bahu-bahu memetik cabai, mengumpulkan hasil panen ke dalam wadah, hingga ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah.
Melalui kegiatan ini, Yonif 132/Bima Sakti kembali membuktikan bahwa prajurit TNI tidak hanya tangguh dan profesional dalam menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga adaptif dan mampu berkontribusi nyata dalam menjaga kesejahteraan serta ketahanan pangan masyarakat.
